Friday, June 28, 2013

7 Cara Mengatasi Fobia

Fobia adalah rasa takut yang berlebihan dan tidak wajar terhadap suatu benda, situasi, atau kejadian tertentu, yang ditandai dengan keinginan untuk selalu menghindari sesuatu yang ditakuti itu. Perbedaan fobia dengan rasa takut biasa adalah sesuatu yang ditakuti oleh penderita fobia biasanya bukanlah obyek yang menakutkan bagi sebagian besar orang normal. Apabila penderita fobia secara tidak sengaja atau terpaksa bersinggungan dengan obyek yang ditakuti, maka akan terjadi reaksi panik, cemas, gemetar, nafas pendek dan cepat, jantung berdebar, keringat dingin, ingin muntah, kepala pusing, badan lemas, tidak mampu bergerak, atau bahkan sampai pingsan. Pada kasus fobia yang lebih parah, gejala kecemasan yang sangat hebat selalu menyertai penderita. Penderita akan terus-menerus merasa takut walaupun disekitarnya tidak ada obyek yang ditakutinya. Perasaan cemas bisa muncul hanya dengan membayangkan atau mengingat obyek yang ditakuti.
Okeh Guys berikut sedikit penjelasan tentang fobia, nah ini tips 7 cara mengatasi fobia :
1. Anda harus menerima ketakutan ( fobia ) yang ada rasakan dan menerimanya pada diri anda, jangan ditolak semakin ditolak semakin ketakutan itu akan terus muncul dan semakin kuat, biarkan kesakitan dan ketakutan itu kau terima dan rasakan.
2. Cari tahu kenapa anda bisa fobia, tulis atau jelaskan pada diri anda kenapa itu bisa terjadi, karena biasanya fobia itu terjadi karena memiliki masa lalu atau punya kenangan yang buruk yang alam bawah sadar begitu kuat meresponnya, tapi kita tak sadar dan akhirnya kita bisa mengalami fobia.
3. Setelah kita tahu ketakutan kita itu apa ada salah satu tehnik yaitu Flooding: Exposure Treatment yang ekstrim. Contoh Si penderita phobia yang ngeri kepada anjing (cynophobia), dimasukkan ke dalam ruangan dengan beberapa ekor anjing jinak, sampai ia tidak ketakutan lagi,tujuannya adalah agar terbiasa dengan kondisi tersebut semakin sering maka akan terbiasa.
4. Desentisisasi Sistematis: Dilakukan exposure bersifat ringan. Si penderita phobia yang takut akan anjing disuruh rileks dan membayangkan berada ditempat cagar alam yang indah dimana si penderita didatangi oleh anjing-anjing lucu dan jinak. Disini tujuaannya adalah berteman dengan rasa takut itu sendiri dan justru menjadikannya kelebihan ( dulu saya juga penderita fobia pada pulpen dan sekarang saya menjadi suka menulis dan menulis adalah bagian hidup saya ).

5. Abreaksi: Si penderita phobia yang takut pada anjing dibiasakan terlebih dahulu untuk melihat gambar atau film tentang anjing, bila sudah dapat tenang baru kemudian dilanjutkan dengan melihat objek yang sesungguhnya dari jauh dan semakin dekat perlahan-lahan. Bila tidak ada halangan maka dapat dilanjutkan dengan memegang anjing dan bila phobia-nya hilang mereka akan dapat bermain-main dengan anjing. Memang sih bila phobia yang dikarenakan pengalaman traumatis lebih sulit dihilangkan.
6. Reframing: Penderita phobia disuruh membayangkan kembali menuju masa lampau dimana permulaannya si penderita mengalami phobia, ditempat itu dibentuk suatu manusia baru yang tidak takut lagi pada phobia-nya.
7. Menyerahkan segala sesuatunya pada Allah SWT, terimalah seluruh ketakutan kejadian masa lalu, orang – orang yang telah menyakitimu karena dengan begitu perlahan – lahan fobia ini akan hilang.


            Sob inget, semuanya perlu proses, karena bagaimanapun juga semua perlu waktu juga ada yang parah ada yang tidak, yang jelas ingatlah satu hal ini Allah SWT tak akan pernah memberi cobaan melebihi batas kemampuan hambanya, Ingat rencana Allah ITU INDAH J, Selamat mencoba dan semoga lekas sembuh .

0 komentar: